Teeth Whitening at Jakarta Smile Dental Clinic

Pernah mendengar tentang teeth whitening? Kalau saya, pernah mendengarnya dengan lalu-lalang saja.

Dulu waktu SMA pernah mendengar istilah teeth whitening, tapi karena saya emang dasarnya nggak pernah bermasalah dengan yang namanya gigi, jadi salah satu perawatan estetik yang berhubungan dengan gigi ini sering diabaikan. Nah, setelah saya hamil anak pertama, muncullah beberapa permasalahan yang saya rasakan di sekitar rongga mulut, dari sariawan hingga gusi sering berdarah. Sejak itu, saya rajin untuk scaling ke dokter gigi. Tapi masih belum ngelirik-ngelirik juga nih dengan perawatan teeth whitening.

Balik lagi kalimat yang ada di atas, saya belum tertarik karena emang gigi saya tidak banyak permasalahan. Saya tidak pernah merasakan yang namanya sakit gigi dari kecil hingga
umur saya mencapai 27th sekarang ini, karena memang gigi saya tidak berlubang. Dan menurut saya *ini pendapat pribadi ya jeng..*, warna gigi saya pun sekilas seperti layaknya kuning pada gigi setiap orang, hahahaha.

Sampai pada akhirnya Jakarta Smile Family Dental Clinic memberi pencerahan terhadap saya tentang apa itu teeth whitening. Sebelumnya saya akan memberikan sedikit definisi tentang apa itu teeth whitening. Teeth whitening adalah suatu upaya untuk mendapatkan warna gigi agar tampak lebih putih natural seperti warna gigi yang sebelumnya. Terus apa hubungannya dengan Jakarta Smile? Jakarta Smile adalah dental clinic yang menyediakan salah satu perawatan kosmetik gigi dengan harga terjangkau dan langsung dilakukan oleh dokter gigi yang profesional.

Jakarta Smile merupakan dental clinic yang menurut saya sangat strategis ditemukan. Dental clinic ini memilki konsep yang sangat jarang ditemui *menurut saya ya*! Karena di kota dahulu bertempat saya tinggal, sangat jarang menemui dental clinic di tempat keramaian. Konsepnya lebih ke family, karena sambil kita melakukan perawatan di klinik, teman ataupun kelurga yang menemani kita dapat main ataupun berbelanja di sekitaran mall tersebut.

Waktu itu saya sudah membuat appointment dengan salah satu dokter gigi di Jakarta Smile Dental Clinic. Saya akan melakukan teeth whitening pada pukul 11.00 siang di Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat. Saya disambut oleh mba resepsionis yang ramah, kemudian saya disuruh menunggu sebentar, karena dokter giginya belum datang. Sebelum teeth whitening dimulai, saya disarankan terlebih dahulu untuk makan. Karena setelah melakukan proses teeth whitening, tidak diperbolehkan untuk makan atau minum-minuman yang berwarna. Kenapa tidak diperbolehkan untuk makan atau minum yang berwarna? Karena setelah proses teeth whitening, pori-pori pada gigi-gigi tersebut masih terbuka. Alhasil jika kita memaksakan untuk makan ataupun minum, maka whitening tersebut akan menjadi sia-sia.

Dokter gigi yang akan menangani teeth whitening telah datang. Nama-nya adalah drg. Dinda Kristianti, MM. Dokter Dinda sangat ramah dan hangat. Saya sangat nyaman sekali berada di dekat dokter Dinda. Dokter Dinda sangat sabar menjelaskan apa itu teeth whitening dengan secara detail.  Dokter Dinda pun memberitahukan bahwa proses teeth whitening ini aman untuk saya yang sedang menyusui, Alhamdulillah… Sebelumnya saya sempat enggan untuk datang karena takut ada efek menyusui, secara saya kan lagi punya bayi 6 bulan.

Drg. Dinda Kristianti, MM

Drg. Dinda Kristianti, MM

Foto bersama dengan drg. Dinda

Foto bersama dengan drg. Dinda

Sebelum proses dimulai, dokter Dinda menyarankan saya untuk meminum terlebih dahulu pain killer. Saya nurut saja, karena saran dari dokter adalah yag terbaik untuk pasien nya. Setelah meminum pain killer, prosedur pertama yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan gigi. Jika memang akan dilakukan scaling (pembersihan karang gigi) terlebih dahulu terhadap pasien tersebut, maka akan dilakukan scaling. Cuma, karena 3 bulan yang lalu saya telah melakukan scaling, maka scaling tersebut ditiadakan. Dan proses whitening theeth pun dimulai, sempat takut dan tangan saya sempat dingin juga karena membayangkan yang tidak-tidak hahaha. Proses whitening ini akan dilakukan selama 50menit, dengan 2 (dua) kali peng-aplikasian bahan bleaching. Sebelum proses whitening theeth mnggunakan Laser dimulai, gusi saya diberikan bahan cream berwarna putih yaitu pelindung gusi (ginggival barrier).

Proses pertama: mengaplikasikan pelindung gusi.

Proses pertama: mengaplikasikan pelindung gusi.

Takut karena ngeliat alat nya seperti injection? Hahahaha… Tenang, beauty sisters, itu bukan injection (suntikan). Menurut saya alat tersebut seperti injection pompa, yang jika ditekan akan mengeluarkan ginggival barrier seperti yang saya sebutkan di atas. Jadi intinya selama proses berlangsung enggak akan ada adegan suntik-menyuntik.

Proses kedua: mengaplikasikan bahan whitening.

Proses kedua: mengaplikasikan bahan whitening.

Proses berikut nya adalah dengan memberikan bahan bleaching atau whitening. Gel yang berwarna biru pada picture di atas adalah bahan bleachingnya.

Proses ketiga: penyinaran laser.

Proses ketiga: penyinaran laser.

Zoom proses penyinaran laser.

Zoom proses penyinaran laser.

Proses ketiga adalah dengan melakukan penyinaran dengan menggunakan sinar laser. Dan saya pun nggak lupa memakai kaca pelindung mata, selama process penyinaran tersebut. Sinar laser tersebut di dekatkan pada gigi saya, selama 20 menit. Masih ada yang tanya-tanya lagi prosesnya sakit nggak?? Saya akan bilang kalau proses nya tidak sama sekali sakit.

Sakit?? Tidak, Ngilu?? Tidak, Ngatuk?? Iya hahaha. Nah, proses nya malah buat ngantuk, karena kita disuruh diam selama 50menit. Btw, sepanjang saya ngobrol dengan drg.Dinda bahwa whitening teeth ini dapat bertahan hingga 1-2 tahun. So.. Sepanjang beauty sisters rajin merawat gigi dan control ke dokter gigi.. Insyalloh putih nya pun akan bertahan lama.

Nah, setelah panjang lebar saya ngomongin process teeth whitening, ada sedikit catatan yang diberikan oleh pihak Jakarta Smile, setelah melakukan proses whitening, yaitu :

  1. Selama 24 jam, penting bagi pasien untuk menghindari minuman dan makanan yang bisa menodai gigi (contoh : Kopi, Teh, Rokok, Minuman Bersoda, Anggur Merah, Kari dll)
  2. Hasil gigi yang telah putih cemerlang akan bertahan lebih lama apabila pasien mengurangi konsumsi jenis makanan yang dapat menyebabkan noda di gigi.
  3. Disarankan pula untuk berkumur dengan air putih/minum air putih, setelah mengkonsumsi jenis makanan yang dapat menyebabkan noda di gigi.

Selanjut nya adalah FOTD. Saya mau nunjukin senyum lebar nih, karena gigi saya telah tampak lebih putih. Senyum ala-ala artis Hollywood, sapa tau abis ini kan ada yang nawarin saya bintang iklan senyum ber-seri hahaha. Sampai ketemu di post blog berikutnya ya, beauty sisters. Semoga informasinya bermanfaat dan salam senyum sehat. See ya…

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.