Mari Mengenal Implan Gigi Lebih Dekat!

Implan gigi terbuat dari bahan logam khusus, namun kebanyakan terbuat dari titanium. Implan titanium ini akan menyatu dengan tulang di bagian rahang dan harus mengalami penyembuhan namun memakan waktu selama berbulan-bulan. Setelah menyatu dengan tulang rahang, implan ini akan berperan sebagai akar gigi yang baru. Mahkota gigi buatan akan dipasang berikutnya bersamaan dengan abutment yang mana berperan sebagai penghubung antara implan dengan tulang gigi. Dengan penyatuan ini implan di bagian gigi tidak akan berubah posisinya ketika digunakan oleh pasien. Bahkan jika dibandingkan dengan gigi palsu, implan ini memiliki berbagai macam kelebihan yang tidak dimiliki oleh gigi palsu

 

implan gigi

Kapan Bisa Implan Gigi?

Setelah Anda tahu siapa saja yang bisa melakukan implan pada bagian gigi, kini Anda harus tahu kapan Anda bisa melakukannya. Seseorang bisa melakukan implan gigi jika memiliki satu atau lebih gigi yang hilang namun dengan catatan bahwa kondisi tersebut tidak mempengaruhi tumbuhnya tulang gigi. Implan ini juga menjadi pilihan jika Anda tidak menginginkan menggunakan gigi palsu. Bagi Anda yang tidak ingin terganggu dalam pengucapan kata-kata akibat gigi yang ompong juga bisa menggunakan implan ini. Yang harus menjadi perhatian adalah proses pemasangan implan ini tidak akan memakan waktu yang lama dan tidak hanya dilakukan satu kali kunjungan saja. Oleh sebab itu Anda harus benar-benar memegang teguh komitmen untuk menjalani proses implan sampai selesai.

Tahap Persiapan Implan Gigi

Hal yang penting diketahui bagi Anda yang akan melakukan prosedur implan gigi ini adalah tahap persiapan. Dengan mengetahui persiapan-persiapan tersebut diharapkan Anda lebih siap dengan proses implan tersebut. Tindakan implan ini harus dilakukan dengan beberapa kali operasi pembedahan, oleh sebab itu pasien yang akan melakukan implan ini harus benar-benar siap. Tahapan persiapan ini ada dua proses yang pertama adalah pemeriksaan gigi secara menyeluruh, perencanaan operasi pemasangan implan dan perencanaan perawatan pasca operasi.  Pemeriksaan gigi dilakukan dengan membuat model mulut dan gigi pasien, tidak hanya itu saja foto rontgen juga akan dilakukan pada bagian gigi dan tulang rahang.

Jika sudah selesai, langkah atau tindakan selanjutnya adalah menyusun rencana pemasangan implan dan juga perawatannya. Rencana ini mencakup seperti berapa banyak gigi yang akan diganti dengan implan tersebut, peninjauan tentang kondisi tulang rahang sebelum dilakukan operasi. Pada bagian ini dokter gigi juga akan merencanakan anestesi atau bius yang akan digunakan apakah total atau bius lokal. Jika diberikan bius total pasien harus ditemani dengan anggota keluarga.

Bagi pasien dengan kondisi penyakit tertentu sebaiknya menginformasikannya kepada dokter tentang obat apa saja yang dikonsumsi. Terlebih lagi bagi pasien yang mengalami penyakit jantung disarankan menggunakan implan orthopedic dan disarankan mengonsumsi obat antibiotik agar tidak mengalami infeksi. Pasien dengan kondisi medis tertentu disarankan mengatur konsumsi makanan dan minuman terutama beberapa hari setelah melakukan pemasangan implan tersebut.

Efek Implan

Karena menggunakan tindakan pembedahan, setiap orang yang menjalani implan ini akan merasakan beberapa efek atau dampak terutama di bagian gigi dan mulut. Efek tersebut akan menciptakan ketidaknyamanan dan menimbulkan keluhan seperti pendarahan ringan, lebam dan juga memar terutama di bagian kulit dan juga gusi tepat di lokasi implan dipasang, pembengkakan di bagian gusi dan pipi, dan yang terakhir adalah nyeri di bagian lokasi implan.

Sebelum melakukan implan, ada baiknya jika anda mengetahui berbagai macam informasi tentang implan yang mendetail. Semoga dengan membaca beberapa informasi di atas bisa memberikan sedikit gambaran terutama bagi Anda yang berniat untuk melakukan implan gigi tersebut.

Baca Juga : Gambaran Tentang Penggunaan Implan Gigi dalam Kedokteran

yang harus dihindari setelah tambal gigi

3 Hal yang Harus Dihindari Setelah Tambal Gigi Berlubang

Gigi menjadi aset yang berharga, hal itu dikarenakan gigi dapat menunjang penampilan dan menciptakan kepercayaan diri seseorang. Kesehatan dan kondisi gigi yang buruk hanya akan membuat penampilan menjadi kurang percaya diri. Salah satu masalah yang sering dikeluhkan adalah gigi yang berlubang. Ada beberapa penyebab mengapa seseorang bisa mengalami gigi berlubang ini misalnya adalah kurangnya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut, kebiasaan hidup yang buruk, dan masih banyak lagi lainnya. Saat gigi berlubang akan memudahkan sisa makanan masuk ke dalam gigi tersebut. Saat kuman dan bakteri sudah mampu menginfeksi pulpa kemudian terjadi peradangan, saat itu sakit gigi yang tidak tertahankan akan muncul.

Untuk mencegah peradangan pada pulpa dan mencegah kondisi gigi berlubang semakin buruk Anda bisa melakukan tambal gigi.  Melakukan tambal gigi berlubang bisa di klinik gigi yang terbukti terpercaya dan sudah berpengalaman di bidangnya. Jangan melakukan tambal di tukang gigi karena selain hasilnya tidak maksimal teknik yang digunakan justru akan merusak dan memperparah kondisi gigi. Ada beberapa larangan yang harus dihindari setelah Anda melakukan penambalan gigi berlubang seperti berikut ini:

Hindari Menggigit Makanan Terlalu Keras

Hal pertama yang tidak boleh Anda lakukan adalah hindari menggigit makanan yang terlalu keras. Jika melakukannya efek yang bisa didapatkan adalah tambalan yang rusak dan kemudian menjadi berlubang kembali. Tidak hanya makanan keras saja, namun makanan yang lengket pun tidak disarankan dikonsumsi setelah melakukan penambalan karena akan melekat pada material tambal gigi sehingga akan susah untuk dihilangkan. Meski begitu bukan berarti Anda tidak bisa mengonsumsi kedua makanan tersebut. Anda bisa mengonsumsinya minimal  2 hari setelah dilakukan penambalan tujuannya agar tambalan melekat dan menutup gigi yang berlubang dengan sempurna terlebih dahulu.

Hindari Memainkan Tambalan

Larangan yang harus Anda hindari selanjutnya adalah hindari memainkan tambalan dengan menggunakan lidah. Banyak yang merasa risih dengan tambalan tersebut, terutama bagi yang melakukan tambalan pertama kali. Mereka sering menyentuh tambalan dengan menggunakan lidah, kemudian ada juga yang memainkan tambalan dengan menggunakan tusuk gigi yang berisiko menyebabkan tambalan menjadi berlubang.

yang harus dihindari setelah tambal gigi

Makan dan Berkumur

Setelah dilakukan penambalan Anda diwajibkan untuk melakukan puasa. Biasanya dokter gigi akan mengatakan hal ini kepada Anda jauh-jauh hari sebelumnya. Makan dan minum pada jenis tambalan tertentu akan membuat tambalan menjadi kurang kuat bahkan bisa membuat tambalan terlepas dari gigi Anda. Tentunya Ada tidak ingin biaya yang dikeluarkan untuk penambalan tersebut terbuang sia-sia bukan?. Anda bisa mulai makan dan minum sampai biusnya hilang namun makanan dengan tekstur lembut terlebih dahulu.

Kapan Menemui Dokter Gigi?

Anda perlu menemui dokter gigi Anda kembali jika merasa tidak nyaman dengan gigi tambalan Anda. Jika Anda merasakan setelah tambal gigi berlubang ada yang mengganjal dan sakit segeralah memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis gigi. Anda juga perlu memperhatikan kondisi tambalan gigi Anda. Tambalan gigi berubah warna, jumlah tambalan berkurang, patah, dan menemukan ada sisa makanan yang terselip di tambalan tersebut segera konsultasikan kepada dokter spesialis yang melakukan penambalan terhadap gigi Anda. Selain itu Anda juga harus waspada jika merasakan ngilu ketika mengonsumsi makanan dingin, panas, atau biasa saja. Hal itu dikarenakan keluhan-keluhan tersebut menunjukkan ada yang tidak beres atau ketidaknormalan dengan tambalan gigi Anda.

Agar awet tentunya Anda harus merawat dan menjaga tambalan gigi dengan baik dan benar. Hindarilah beberapa hal yang telah disebutkan di atas karena hal-hal tersebut terbukti akan membuat Anda harus melakukan tambal gigi berlubang ulang.

4 Tips Sederhana Merawat Gigi Sensitif

Apakah kamu punya gigi yang sensitif? Yuk simak 4 tips sederhana untuk merawat gigi sensitif berikut ini:

1. Sikat gigi perlahan menggunakan sikat gigi lembut.

Pastikan kamu gunakan sikat gigi yang lembut dan jangan terburu-buru dalam menyikat gigimu.

2. Hindari makanan mengandung asam.

Makanan yang mengandung asam akan menyerang lapisan enamel dari gigi. Sebaiknya, jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung asam, dan sikatlah gigimu setelah 20 menit kamu mengonsumsi makanan tersebut.

3. Berkumur dengan air hangat usai sikat gigi.

Kamu juga bisa berkumur dengan air hangat setelah menyikat gigimu.

4. Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif secara rutin 2 kali sehari.

Kamu bisa menggunakan pasta gigi yang didesain khusus untuk gigi sensitif, dan jangan lupa untuk menyikat gigimu secara rutin 2 kali sehari.

Kalau masalah gigimu terus berlanjut, itu tandanya kamu perlu datang memeriksakan gigimu di dokter gigi. Datang aja ke klinik Jakarta Smile terdekat, kami siap membantumu. Yuk segera buat janji temu di sini.

Klinik Gigi Terbaik di Jakarta Selatan / Semanggi

Lagi sakit gigi? Atau ingin percantik gigimu? Pastikan kamu datang ke klinik gigi terbaik untuk dapatkan hasil yang maksimal. Dengan dokter gigi yang ramah dan berpengalaman, klinik Jakarta Smile Plaza Semanggi menjadi satu pilihan yang patut kamu pertimbangkan. Ini nih alamatnya:

Klinik Jakarta Smile Plaza Semanggi

1st Floor #055
Jl. Jendral Sudirman Kav. 50
Telp / Fax : 021 29054478

Hari/Jam Nama Dokter
SENIN
Pk. 11.00 – 15.30 drg. David K.
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Gabriella Regina
SELASA
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Indri Nawangwulan
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Richyani Putri, MM
RABU
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Yoan Magdalena
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Ivan / drg. Mellisa Lee
KAMIS
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Christine H. , Sp. KG, FISID, FICD
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Irene Karlina, Sert. Orto
JUMAT
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Dinda Kristianti, MM / drg. Richyani Putri, MM
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Yasinta Darmawan
SABTU
Pk. 12.00 – 18.00 drg. Richyani Putri, MM
MINGGU
Pk. 12.00 – 18.00 drg. Christine H. , Sp. KG
(drg. Fransiska Debora, Sp. Orto)

Yuk segera buat janji temu dengan mengisi form berikut ini:

pikirkan Sebelum Pasang Kawat Gigi Behel Gigi

Hal Yang Harus Dipikirkan Sebelum Pasang Kawat Gigi / Behel Gigi

Dulu orang yang menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi dianggap sebagai orang yang culun, namun yang terjadi pada saat ini justru sebaliknya, pada saat menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi justru orang-orang merasa lebih percaya diri. Bahkan ada yang secara sengaja menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi padahal sama sekali tidak memiliki masalah pada giginya. Perlu Anda ingat bahwa Kawat Gigi / Behel Gigi itu dipasang karena kebutuhan kesehatan gigi. Ada beberapa hal yang harus Anda pikirkan terlebih dulu sebelum memasang Kawat Gigi / Behel Gigi agar Anda bisa menggunakannya dengan baik sesuai dengan fungsinya.

Baca juga : Berbagai Manfaat Pemasangan Behel Gigi Lepas Pasang

Ketahui  Apa Alasannya Dan Konsultasikan Dengan  Dokter Gigi

Sebelum Anda memutuskan untuk memasang Kawat Gigi / Behel Gigi maka pikirkan apa alasannya dan apakah Anda benar-benar membutuhkannya. Umumnya, Kawat Gigi / Behel Gigi itu digunakan untuk membuat posisi gigi yang lebih rapi. Sebaiknya Anda juga datang ke dokter gigi yang memang ahli dalam hal tersebut karena ada juga yang memasang Kawat Gigi / Behel Gigi itu di tempat tukang pasang gigi yang mungkin tidak menggunakan bahan yang steril sebagaimana mestinya. Pada dokter gigi Anda akan menerima pemeriksaan dulu untuk melihat apakah Anda benar membutuhkan Kawat Gigi / Behel Gigi dan apakah mungkin dipasangkan Kawat Gigi / Behel Gigi. Karena jika gigi Anda sudah rapi maka sebaiknya tidak perlu menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi sama sekali. Justru Anda bisa merasa sakit saat Kawat Gigi / Behel Gigi itu dipasang. Pikirkan kesehatan Anda, jangan hanya karena penampilan.

Prosedur Pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi Sangat Panjang

Jika Anda melakukan pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi pada dokter gigi maka prosedur yang Anda jalani sangatlah panjang. Setelah Anda melakukan pemeriksaan, maka gigi akan dicetak dan kemudian melalui berbagai proses. Saat dibutuhkan ruang lebih untuk pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi itu maka Anda harus mempersiapkan diri untuk merelakan salah satu gigi yang mengganggu untuk dicabut. Setelah itu pun tidak bisa langsung dipasang, Anda tentunya harus menunggu sampai rasa sakit akibat pencabutan gigi itu untuk sembuh. Biasanya dokter gigi akan memberikan waktu sampai seminggu barulah akan dilakukan prosedur selanjutnya.

Baca juga : Sekilas Info Tentang Kawat Gigi

Membahas Seputar Mahkota Tiruan Pada Gigi

Membahas Seputar Mahkota Tiruan Pada Gigi

Pada saat Anda membicarakan mengenai proses perbaikan gigi maka ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat gigi Anda bisa berfungsi dengan normal atau mengembalikan bentuk aslinya. Namun sebaiknya saat hendak memperbaiki gigi, datanglah ke dokter gigi yang sebenarnya sehingga Anda bisa mendapatkan saran yang aman dan sehat sebagaimana kebutuhan Anda. Ada yang disebut dengan Mahkota Tiruan yang memiliki manfaat untuk memperbaiki kerusakan atau kehilangan jaringan mahkota gigi sehingga kemudian dibuat Mahkota Tiruan.

Jenis Mahkota Tiruan Berdasarkan Bahannya

Jika kerusakan pada gigi Anda sudah parah maka biasanya digunakan Mahkota Tiruan penuh yang bisa memperbaiki seluruh jaringan mahkota gigi seutuhnya. Namun berdasarkan bahan pembuatannya maka ada beberapa jenis Mahkota Tiruan yaitu :

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Akrilik

Biasanya digunakan untuk memperbaiki bagian gigi depan pada orang dewasa atau remaja. Keuntungan Mahkota Tiruan dengan bahan akrilik ini adalah proses pembuatannya yang cepat sehingga Anda tidak perlu menunggu lama untuk memasangnya namun sayangnya memiliki kekurangan yaitu warnanya mudah berubah dan juga tidak tahan lama, meski pun mudah menggantinya namun jika terlalu sering diganti tentunya akan merepotkan Anda bukan?

Baca juga : 3 Bahan Pemutih Gigi Alami dari Alam

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Metal

Jika Anda menggunakan Mahkota Tiruan dengan bahan pembuatan dari metal maka Anda akan mendapatkan Mahkota Tiruan yang kekuatannya sangat baik sehingga saat Anda menggunakannya pada gigi akan terasa seperti gigi asli dan Mahkota Tiruan dengan bahan metal ini termasuk tidak perlu sering diperbaiki karena tahan lama. Kekurangannya ketika sudah rusak maka proses pembukaannya atau perbaikannya sedikit sulit sehingga membutuhkan waktu yang lama.

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Poselen

Biasanya hanya digunakan pada gigi depan saja. Dengan bahan porselen maka Mahkota Tiruan itu lebih tahan lama, warnanya tidak cepat pudar dan juga tidak mudah rusak. Namun untuk pembuatannya termasuk lebih sulit.

–  Mahkota Tiruan Kombinasi

Mahkota Tiruan dengan bahan kombinasi ini biasanya dibuat dari bahan logam yang dikombinasikan dengan akrilik atau dikombinasikan dengan bahan porselen tergantung kebutuhan dalam pembuatan Mahkota Tiruan tersebut.

Baca juga : Efek Menggunakan Pemutih Gigi Tanpa Resep Dokter

Manfaat Penggunaan Gigi Palsu

Apa Saja Manfaat Penggunaan Gigi Palsu Bagi Kesehatan

Bagi orang dewasa pada saat mencabut gigi karena berlubang atau tanpa sengaja tercabut giginya karena kecelakaan, maka tentulah harus menggunakan Gigi Palsu untuk selanjutnya, karena ketika gigi sudah tercabut maka tidak akan tumbuh lagi gigi baru seperti yang terjadi pada anak-anak. Pada saat gigi Anda tercabut maka Anda tidak bisa menggunakan gigi Anda dengan baik, terutama untuk menggigit makanan atau mengunyah, lama kelamaan Anda bisa merasakan sakit pada gusi. Selain itu ketika gigi yang dicabut atau tercabut itu berada pada bagian depan maka tentunya Anda akan merasa tidak percaya diri saat berbicara atau tersenyum, maka dari itu Anda membutuhkan Gigi Palsu.

Memperlancar Kemampuan Dalam Berkomunikasi

Kebanyakan orang yang memasang Gigi Palsu hanya beranggapan bahwa memasang Gigi Palsu itu digunakan untuk penampilan saja, karena dengan gigi yang ompong tentunya Anda tidak akan merasa percaya diri seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Namun tahukah Anda bahwa ketika gigi Anda tanggal maka hal tersebut bisa mempengaruhi cara Anda dalam berbicara, itulah mengapa ketika ada orang yang giginya banyak yang tanggal maka tidak bisa berbicara dengan baik. Coba perhatikan nenek atau kakek yang sudah ompong giginya, pasti tidak jelas dalam berbicara.

Mencegah Infeksi Pada Gusi

Ketika gigi Anda tanggal maka pada bagian gusi bekas berdirinya gigi akan menjadi luka. Ketika ada sisa makanan atau pada saat Anda mengunyah makanan maka pada gusi yang terbuka itu bisa terluka. Ketika dibiarkan maka akan menyebabkan infeksi pada gusi. Maka dari itu pemasangan gigi palsu itu memang benar-benar dibutuhkan untuk kesehatan Anda jika Anda tidak ingin mengalami infeksi gusi apalagi sampai mengalami peradangan gusi karena infeksi yang berlebihan.

Menstabilkan Posisi Gigi Di Sebelahnya

Adanya gigi yang rapat sebenarnya saling mengukuhkan posisi gigi yang satu dengan yang lainnya, sehingga ketika ada tempat yang kosong bisa membuat gigi yang ada di sebelahnya menjadi goyah dan tidak kuat posisinya. Lama kelamaan gigi itu juga bisa terlepas dari tempatnya. Karena itu jugalah diperlukan pemasangan Gigi Palsu agar bisa membuat gigi yang lain pun menjadi lebih stabil lagi posisinya dan tidak mudah goyah.

Baca juga : Begini Cara Merawat Gigi Palsu Lepasan

The Inman Aligner

Apa Itu The Inman Aligner (Behel Gigi Transparan)?

Pada saat ini pemasangan kawat gigi sudah sangat umum digunakan. Bahkan ada yang sebenarnya tidak memerlukan kawat gigi sama sekali namun kemudian menggunakan kawat gigi untuk penampilan. Karena karet pada kawat gigi bisa dipilih dengan variasi warna yang berbeda sehingga membuat gigi tampak menarik. Namun perlu dicamkan jika pemasangan kawat gigi untuk sekedar penampilan bisa saja justru merusak gigi atau melukai bagian gigi dan gusi, apalagi sebenarnya Anda tidak memerlukan pemasangan kawat gigi.

Untuk Anda yang menggunakan kawat gigi untuk kesehatan maka Anda akan dikenalkan dengan beberapa jenis kawat gigi yang dipasang sesuai dengan kebutuhannya. Salah satu jenis kawat gigi adalah The Inman Aligner. Pemasangan The Inman Aligner / Behel Gigi Transparan ini tidak begitu familiar namun ini adalah salah satu jenis kawat gigi yang bisa sangat membantu Anda untuk membuat posisi gigi menjadi lebih baik.

Gabungan Antara Kawat Gigi Dan Invisalign

Saat Anda menggunakan The Inman Aligner ini maka pada bagian belakang gigi Anda akan dipasangi kawat gigi dan pada bagian depannya dipasangi invisalign yang berupa cetakan gigi dari bahan plastik yang dipasang. Biasanya proses pemasangan dan pelepasan dari The Inman Aligner / Behel Gigi Transparan sangat mudah, bahkan pada saat Anda hendak makan dan menyikat gigi Anda, The Inman Aligner ini bisa dengan mudah dilepas.

Biasanya paling maksimal pemasangan The Inman Aligner ini adalah selama 20 jam dalam sehari. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa penggunaan The Inman Aligner ini adalah untuk merapikan gigi namun tidak semua kasus gigi yang kurang rapi bisa menggunakan The Inman Aligner. Meski dilihat dari biaya dan perawatannya lebih menguntungkan namun tidak banyak dokter gigi di Indonesia yang menyarankannya. Apalagi karena ukuran kawat gigi yang dipasang di bagian dalam terkadang membuat Anda akan merasa tidak nyaman untuk berbicara atau makan. Selain itu mungkin Anda juga akan merasa tidak nyaman karena orang memperhatikan Anda sebab bagian depan cetakan gigi plastiknya tidak begitu transparan sehingga bisa terlihat bagi orang yang memperhatikannya.

Baca juga : Berbagai Manfaat Pemasangan Behel Gigi Lepas Pasang

Penggunaan Implan Gigi Dalam Kedokteran

Gambaran Tentang Penggunaan Implan Gigi Dalam Kedokteran

Dalam memperbaiki gigi Anda, ada banyak sekali cara yang bisa digunakan dan disarankan oleh dokter gigi tergantung kondisi dari gigi Anda. Karena tentunya perbaikan gigi ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, harus memperhatikan kondisi dari kesehatan pasien juga. Salah satu cara perbaikan gigi yang bisa dilakukan adalah dengan cara Implan gigi. Pada saat proses pemasangan Implan gigi maka Anda akan melakukan sejumlah prosedur pembedahan dan akan dibius lokal.

Karena pada saat Anda memasang Implan gigi itu akan terdapat alat yang dipasang pada tulang yang berbentuk baut, namun tidak perlu khawatir karena pemasangan baut ini tidak akan memberikan luka atau infeksi sama sekali. Ketika sudah dipasangi baut maka kemudian barulah gigi tiruan akan dipasang pada baut tersebut. Metode dengan Implan gigi ini banyak disarankan untuk Anda yang mengalami kerusakan gigi karena kecelakaan, karena biasanya Implan gigi ini jauh lebih stabil dan nyaman. Seolah-olah Anda memiliki gigi alami dan bukannya gigi tiruan. Sebelum melakukan pemasangan Implan gigi maka ada prosedur yang harus Anda lakukan yaitu :

Konsultasi Dengan Dokter Gigi

Karena menyangkut proses pembedahan maka tentunya Anda harus melakukan konsultasi dulu dengan dokter agar bisa mendapatkan informasi yang pasti tentang keadaan kesehatan gigi Anda. Kemudian tentunya dokter juga akan membutuhkan informasi tentang bentuk gigi Anda sehingga bisa membuat cetakan gigi yang tepat untuk bagian gusi yang akan diberi Implan gigi, selain itu baut yang dipasang juga harus sesuai dengan ukuran gusi Anda jangan sampai baut atau alat cangkok yang akan dipasang sebagai fondasi dari gigi tiruan yang dipasang membuat Anda merasa tidak nyaman. Karena begitu banyaknya persiapan maka tentunya sangat wajib untuk melakukan konsultasi.

Proses Pembedahan Oleh Dokter Gigi

Meski pun Anda hanya akan dibius lokal pada saat proses pembedahan berlangsung namun tetap saja proses ini harus dilakukan oleh dokter gigi yang memang memiliki lisensi dan lakukanlah di rumah sakit yang tentunya lebih memiliki perlengkapan yang canggih. Bentuk tulang dalam gusi setiap orang tentunya berbeda-beda, bahkan ada beberapa orang yang pada saat pembedahan ini ternyata membutuhkan tambahan tulang di dalam gusinya sehingga bisa memasang Implan gigi dengan baik.

Baca juga : Apa saja Manfaat Implan Gigi? Simak Disini

Pantangan Veneer Gigi

3 Pantangan Veneer Gigi yang Harus Dihindari

Saat kamu memutuskan untuk melakukan veneer gigi, jangan lupa untuk menghindari pantangannya. Veneer gigi sendiri merupakan treatment yang digunakan untuk membuat gigi menjadi lebih putih, menutup gigi yang keropos, membuat gigi menjadi lebih rapi, dan masih banyak lagi lainnya. Jika mengabaikan pantangan tersebut  akibatnya veneer gigi yang dilakukan menjadi tidak maksimal. Lalu apa saja yang menjadi pantangannya?, simak selengkapnya berikut ini:

Jauhi Minuman Tertentu

Pantangan venner gigi yang pertama adalah jauhi minuman tertentu. Minuman tersebut akan menyebabkan veneer gigi menjadi kurang maksimal sehingga gigi yang di veneer tidak akan cantik lagi. Padahal tujuan melakukan veneer gigi ini supaya mereka memiliki gigi yang putih bersinar. Minuman yang tidak boleh diminum bagi yang melakukan veneer gigi adalah kopi, wine, dan juga teh. Hal itu dikarenakan warna pada teh, kopi, maupun wine tersebut bisa membuat veneer menjadi lebih cepat pudar. Jika memang ingin mengonsumsi minuman tersebut, harus berkumur setelahnya supaya tidak menempel pada veneer gigi.

Baca juga : Esensi Kecantikan Sempurna untuk Veneer Gigi Kelinci

Makanan dengan Tekstur Keras

Pantangan selanjutnya yang tidak boleh diabaikan adalah hindari memakan makanan yang memiliki tekstur keras. Menghindari makanan dengan tekstur yang keras ini sering menjadi pantangan saat seseorang melakukan treatment gigi. Jika kamu menginginkan memakan makanan dengan tekstur yang keras potong-potong terlebih dahulu menjadi bagian yang lebih kecil, atau bisa juga dengan menggigitnya menggunakan gigi yang tidak di veneer. Makanan keras yang tidak boleh digigit langsung dengan gigi yang di veneer adalah apel, pear, keripik, dan lain-lain.

Menyobek Kemasan dengan Gigi

Kebiasaan buruk membuka kemasan menggunakan gigi tidak hanya dilakukan oleh anak kecil namun orang dewasa pun ada yang memiliki kebiasaan buruk ini. Selain bisa membuat gigi bagian depan menjadi lebih maju, menggigit kemasan menggunakan gigi juga akan membuat veneer menjadi lebih cepat lepas. Jika sudah lepas maka gigi tidak akan terlapisi dengan veneer akibatnya warna gigi akan menjadi ke warna awal atau seperti semula.

Supaya veneer gigi ini menjadi awet dan tidak mudah rusak sebaiknya menghindari pantangan-pantangannya. Menghindari pantangan venner gigi yang disebutkan di atas membuat kilaunya menjadi lebih lama sehingga tidak perlu datang ke dokter gigi lagi untuk melakukan veneer ulang.

Baca juga :  Apa Bedanya Veneer dan Pemutihan Gigi?