gigi palsu lepasan dan permanen

Gigi Palsu Permanen VS Lepasan, Pilih Mana?

Ada dua jenis gigi palsu, yaitu permanen dan lepasan. Gigi tiruan permanen merupakan gigi buatan yang dipasang secara tetap pada gusi, sedangkan gigi lepasan dapat dipasang dan dilepas tanpa bantuan dokter. Masing-masing dari kedua jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Mari kita simak pembahasannya.

Gigi Palsu Permanen

Gigi tiruan dipasang secara permanen ketika kondisi gigi kita keropos, bolong / berlubang, atau tanggal. Memasang gigi secara permanen disamping memiliki keuntungan, juga mempunyai resiko sendiri. Untuk penanamannya harus dilakukan oleh dokter ahli gigi karena akan sangat berbahaya jika terdapat kesalahan dalam prosesnya. Memasang gigi buatan seperti melakukan operasi. Bisa terjadi mal-praktek atau harus disesuaikan dengan kondisi oral si pasien.

  1. Keuntungan

Keuntungan memilih gigi tiruan permanen diantaranya ialah mempermudah dalam mengunyah makanan, tidak mudah bergeser, lebih tahan lama, terpasang kuat, tidak mengganggu dalam berbicara, dan membuat lebih percaya diri karena hasilnya bagus. Kelebihan ini menyebabkan banyak pasien lebih termotivasi untuk menanam implan permanen. Usahakan dokter gigi yang menangani Anda sudah terpercaya dan memiliki sertifikat dokter.

Selain keunggulan di atas, terdapat keunggulan lainnya, seperti kesehatan gigi lebih terjaga, terasa nyaman, dan tidak perlu melepas dan memasangnya kembali. Gigi permanen bisa bertahan selama bertahun-tahun, tergantung bagaimana Anda merawatnya. Jika rajin menggosok gigi dan membersihkannya dengan baik, bisa jadi dapat bertahan seumur hidup.

  1. Resiko

Resiko menanam implan gigi permanen yaitu dapat menimbulkan infeksi pada daerah ditanam implan, adanya kerusakan syaraf di area gusi, gigi, dagu, dan bibir, cedera pada area implan, dan terjadinya masalah pada rongga sinus. Resiko tersebut bisa terjadi karena faktor ketidakcocokan bahan implan dengan gusi atau ruang dalam oral, atau karena terdapat masalah ketika proses penanaman.

Baca Juga : Manfaat Penggunaan Gigi Palsu untuk Kesehatan

Gigi Palsu Lepasan

Gigi tiruan lepasan harganya lebih terjangkau dibanding permanen. Awalnya, gigi lepasan terbuat dari bahan akrilik. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, sekarang bahan penopangnya terbuat dari logam, sedangkan giginya tetap dari akrilik. Ada kelebihan dan kekurangan ketika memilih pasang gigi lepasan.

  1. Kelebihan

Kelebihan memasang gigi tiruan yang dapat dilepas dan dipasang ini ialah pemasangannya yang mudah dan harganya lebih terjangkau. Kebanyakan gigi lepasan dipakai oleh lanjut usia yang hampir semua giginya sudah tanggal. Maka dari itu, mereka lebih memilih gigi buatan sepaket komplit.

  1. Kekurangan

Kekurangannya adalah menyebabkan berkembangnya bakteri di mulut, kemudian menjadi penyebab gangguan pada mulut dan seisinya. Oleh karena itu, dibutuhkan perawatan intensif setiap beberapa jam sekali agar perkembangan bakteri dapat dihindari. Cara merawat gigi lepasan ialah dengan menyikatnya menggunakan sikat gigi lembut dan hindari pemakaian pasta gigi yang mengandung detergen. Sebelum disikat, lebih baik gigi palsu lepasan dilepas dulu dari mulut.

Jika Anda tertarik untuk pasang gigi palsu, Anda bisa menghubungi Jakarta Smile yang saat ini sudah memiliki beberapa cabang di lokasi strategis di Jakarta.

klinik gigi ilegal Vs klinik legal

5 Cara Membedakan Klinik Gigi Legal dan Ilegal

Banyak orang yang melakukan perawatan gigi di klinik saat ini, tanpa mengetahui klinik tersebut legal atau illegal. 5 cara di bawah ini dapat membantu kalian untuk menilai klinik gigi yang legal dan ilegal demi keselamatan gigi dan mulut.

 

  1. Praktek Dokter yang Memiliki Izin

Seorang dokter yang akan membuka praktek pada sebuah klinik sebelumnya harus memiliki izin. Kalian bisa cek perizinan tersebut di portal Konsil kedokteran Indonesia. Izin dokter tersebut dibagi dua yakni Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktek (SIP). Harus kalian ingat bahwa secanggih apapun alat yang digunakan dan sepintar apapun dokter yang melayani pasien tidak menjamin bahwa telah mendapatkan izin.

 

  1. Klinik yang Memiliki Izin

Selain dokter yang harus memiliki izin, klinik yang dibuka juga harus mendapatkan surat izin. Biasanya surat izin tersebut diletakkan pada meja resepsionis klinik gigi atau dipajang di ruang depan. Perizinan sebuah klinik menjamin segala tindakan yang dilakukan aman bagi setiap pasien.

 

  1. Perhatikan Limbah Gigi Klinik

Klinik gigi yang telah menggenggam surat izin tentu memperlakukan limbah sisa perbaikan gigi dengan rapi dan teratur. Hal ini dapat dijamin karena sebelum mendapatkan surat izin, pihak yang memberikan izin melakukan survey lapangan terlebih dahulu. Jika limbah klinik tidak diperlakukan sepantasnya, kalian wajib meragukan kondisi perizinan klinik tersebut.

 

  1. Perhatikan Harga yang Wajar

Kalian berkunjung ke klinik dengan harga perawatan gigi yang murah. Jangan senang dulu, karena biasanya perawatan gigi sangat mahal. Mahal dalam artian sesuai dengan perawatan yang kalian lakukan. Maka dari itu hindari klinik yang menyediakan harga perawatan di bawah standar klinik pada umumnya.

 

  1. Penilaian Pelanggan atau Reputasi

Saat ingin melakukan perawatan gigi pada sebuah klinik, akan lebih baik jika kalian menanyakan terlebih dahulu kepada kerabat untuk mengetahui klinik mana yang memiliki reputasi terbaik. Biasanya klinik perawatan gigi yang legal dan terbaik akan sangat terkenal di kalangan orang yang suka merawat gigi.

 

Jika klinik gigi yang selama ini kalian kunjungi tidak memiliki standar yang telh disebutkan di atas, maka kalian wajib meragukan kondisi klinik tersebut, legal atau illegal.

veneer gigi

Fakta yang Perlu Anda Ketahui tentang Pemasangan Veneer

Veneer gigi adalah salah satu trend perawatan gigi yang sangat populer dikalangan artis Indonesia saat ini. Hal ini disebabkan karena dengan perawatan ini anda bisa mendapatkan senyum terindah anda tanpa ragu karena gigi kuning. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik yang perlu anda ketahui dari perawatan ini. Apa saja?

Daya tahan Veneer Gigi

Salah satu fakta yang akan kami  beritahukan pada anda yang pertama adalah daya tahan yang dimiliki oleh veneer ini. Veener merupakan sebuah porselen yang dipasangkan pada gigi, ia memiliki kekuatan yang tinggi dan dapat membantu memutihkan gigi secara instan.  Jenis perawatan ini dapat bertahan untuk melindungi gigi anda selama 7 tahun hingga 15 tahun untuk waktu yang paling lamanya. Setelah itu mungkin anda akan membutuhkan penggantian pada veneer gigi anda.

Tidak bisa dilepas

Satu fakta lain yang mungkin tidak anda ketahui mengenai veneer gigi adalah mengenai pemasangan dan pelepasannya. Ternyata sekali dipasang, veneer tidak bisa dilepas kembali. Ia juga tidak bisa diperbaiki ketika rusak. Mmm cukup beresiko ya?

Mengenai perawatannya

Untu perawatannya ketika gigi anda sudah dipagari dengan menggunakan veneer, maka anda bisa melakukan perawatan gigi pada umumnya, mulai dari menggosok gigi, flosing, menggunakan antiseptik semuanya bisa anda lakukan seperti biasa. Ya memang tidak ada perawatan khusus yang dibutuhkan ketika anda sudah menggunakan veener ini. Hanya saja dokter gigi anda akan menyarankan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang dapat merusak kembali warna gigi anda. Mulai dari teh, kopi , anggur dan makanan-makanan lain yang dapat merusak keindahan gigi anda kembali.

Tidak untuk anda yang memiliki masalah tidur

Orang dengan masalah tidur yang dimaksud ini bukan orang yang mengalami insomnia ya. Orang yang memiliki masalah tidur yang tidak bisa menggunakan veneer gigi adalah mereka yang memiliki memiliki masalah seperti mengerat gigi pada saat tidur. Mengapa? Hal ini disebabkan karena mereka yang memiliki kebiasaan ini akan cenderung lebih mudah merusak veneer gigi, padahal veneer gigi yang  sudah rusak tidak bisa diperbaiki.

Baca Juga : 3 Pantangan Veneer Gigi Yang Harus Dihindari

Mari Mengenal Implan Gigi Lebih Dekat!

Implan gigi terbuat dari bahan logam khusus, namun kebanyakan terbuat dari titanium. Implan titanium ini akan menyatu dengan tulang di bagian rahang dan harus mengalami penyembuhan namun memakan waktu selama berbulan-bulan. Setelah menyatu dengan tulang rahang, implan ini akan berperan sebagai akar gigi yang baru. Mahkota gigi buatan akan dipasang berikutnya bersamaan dengan abutment yang mana berperan sebagai penghubung antara implan dengan tulang gigi. Dengan penyatuan ini implan di bagian gigi tidak akan berubah posisinya ketika digunakan oleh pasien. Bahkan jika dibandingkan dengan gigi palsu, implan ini memiliki berbagai macam kelebihan yang tidak dimiliki oleh gigi palsu

 

implan gigi

Kapan Bisa Implan Gigi?

Setelah Anda tahu siapa saja yang bisa melakukan implan pada bagian gigi, kini Anda harus tahu kapan Anda bisa melakukannya. Seseorang bisa melakukan implan gigi jika memiliki satu atau lebih gigi yang hilang namun dengan catatan bahwa kondisi tersebut tidak mempengaruhi tumbuhnya tulang gigi. Implan ini juga menjadi pilihan jika Anda tidak menginginkan menggunakan gigi palsu. Bagi Anda yang tidak ingin terganggu dalam pengucapan kata-kata akibat gigi yang ompong juga bisa menggunakan implan ini. Yang harus menjadi perhatian adalah proses pemasangan implan ini tidak akan memakan waktu yang lama dan tidak hanya dilakukan satu kali kunjungan saja. Oleh sebab itu Anda harus benar-benar memegang teguh komitmen untuk menjalani proses implan sampai selesai.

Tahap Persiapan Implan Gigi

Hal yang penting diketahui bagi Anda yang akan melakukan prosedur implan gigi ini adalah tahap persiapan. Dengan mengetahui persiapan-persiapan tersebut diharapkan Anda lebih siap dengan proses implan tersebut. Tindakan implan ini harus dilakukan dengan beberapa kali operasi pembedahan, oleh sebab itu pasien yang akan melakukan implan ini harus benar-benar siap. Tahapan persiapan ini ada dua proses yang pertama adalah pemeriksaan gigi secara menyeluruh, perencanaan operasi pemasangan implan dan perencanaan perawatan pasca operasi.  Pemeriksaan gigi dilakukan dengan membuat model mulut dan gigi pasien, tidak hanya itu saja foto rontgen juga akan dilakukan pada bagian gigi dan tulang rahang.

Jika sudah selesai, langkah atau tindakan selanjutnya adalah menyusun rencana pemasangan implan dan juga perawatannya. Rencana ini mencakup seperti berapa banyak gigi yang akan diganti dengan implan tersebut, peninjauan tentang kondisi tulang rahang sebelum dilakukan operasi. Pada bagian ini dokter gigi juga akan merencanakan anestesi atau bius yang akan digunakan apakah total atau bius lokal. Jika diberikan bius total pasien harus ditemani dengan anggota keluarga.

Bagi pasien dengan kondisi penyakit tertentu sebaiknya menginformasikannya kepada dokter tentang obat apa saja yang dikonsumsi. Terlebih lagi bagi pasien yang mengalami penyakit jantung disarankan menggunakan implan orthopedic dan disarankan mengonsumsi obat antibiotik agar tidak mengalami infeksi. Pasien dengan kondisi medis tertentu disarankan mengatur konsumsi makanan dan minuman terutama beberapa hari setelah melakukan pemasangan implan tersebut.

Efek Implan

Karena menggunakan tindakan pembedahan, setiap orang yang menjalani implan ini akan merasakan beberapa efek atau dampak terutama di bagian gigi dan mulut. Efek tersebut akan menciptakan ketidaknyamanan dan menimbulkan keluhan seperti pendarahan ringan, lebam dan juga memar terutama di bagian kulit dan juga gusi tepat di lokasi implan dipasang, pembengkakan di bagian gusi dan pipi, dan yang terakhir adalah nyeri di bagian lokasi implan.

Sebelum melakukan implan, ada baiknya jika anda mengetahui berbagai macam informasi tentang implan yang mendetail. Semoga dengan membaca beberapa informasi di atas bisa memberikan sedikit gambaran terutama bagi Anda yang berniat untuk melakukan implan gigi tersebut.

Baca Juga : Gambaran Tentang Penggunaan Implan Gigi dalam Kedokteran

yang harus dihindari setelah tambal gigi

3 Hal yang Harus Dihindari Setelah Tambal Gigi Berlubang

Gigi menjadi aset yang berharga, hal itu dikarenakan gigi dapat menunjang penampilan dan menciptakan kepercayaan diri seseorang. Kesehatan dan kondisi gigi yang buruk hanya akan membuat penampilan menjadi kurang percaya diri. Salah satu masalah yang sering dikeluhkan adalah gigi yang berlubang. Ada beberapa penyebab mengapa seseorang bisa mengalami gigi berlubang ini misalnya adalah kurangnya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut, kebiasaan hidup yang buruk, dan masih banyak lagi lainnya. Saat gigi berlubang akan memudahkan sisa makanan masuk ke dalam gigi tersebut. Saat kuman dan bakteri sudah mampu menginfeksi pulpa kemudian terjadi peradangan, saat itu sakit gigi yang tidak tertahankan akan muncul.

Untuk mencegah peradangan pada pulpa dan mencegah kondisi gigi berlubang semakin buruk Anda bisa melakukan tambal gigi.  Melakukan tambal gigi berlubang bisa di klinik gigi yang terbukti terpercaya dan sudah berpengalaman di bidangnya. Jangan melakukan tambal di tukang gigi karena selain hasilnya tidak maksimal teknik yang digunakan justru akan merusak dan memperparah kondisi gigi. Ada beberapa larangan yang harus dihindari setelah Anda melakukan penambalan gigi berlubang seperti berikut ini:

Hindari Menggigit Makanan Terlalu Keras

Hal pertama yang tidak boleh Anda lakukan adalah hindari menggigit makanan yang terlalu keras. Jika melakukannya efek yang bisa didapatkan adalah tambalan yang rusak dan kemudian menjadi berlubang kembali. Tidak hanya makanan keras saja, namun makanan yang lengket pun tidak disarankan dikonsumsi setelah melakukan penambalan karena akan melekat pada material tambal gigi sehingga akan susah untuk dihilangkan. Meski begitu bukan berarti Anda tidak bisa mengonsumsi kedua makanan tersebut. Anda bisa mengonsumsinya minimal  2 hari setelah dilakukan penambalan tujuannya agar tambalan melekat dan menutup gigi yang berlubang dengan sempurna terlebih dahulu.

Hindari Memainkan Tambalan

Larangan yang harus Anda hindari selanjutnya adalah hindari memainkan tambalan dengan menggunakan lidah. Banyak yang merasa risih dengan tambalan tersebut, terutama bagi yang melakukan tambalan pertama kali. Mereka sering menyentuh tambalan dengan menggunakan lidah, kemudian ada juga yang memainkan tambalan dengan menggunakan tusuk gigi yang berisiko menyebabkan tambalan menjadi berlubang.

yang harus dihindari setelah tambal gigi

Makan dan Berkumur

Setelah dilakukan penambalan Anda diwajibkan untuk melakukan puasa. Biasanya dokter gigi akan mengatakan hal ini kepada Anda jauh-jauh hari sebelumnya. Makan dan minum pada jenis tambalan tertentu akan membuat tambalan menjadi kurang kuat bahkan bisa membuat tambalan terlepas dari gigi Anda. Tentunya Ada tidak ingin biaya yang dikeluarkan untuk penambalan tersebut terbuang sia-sia bukan?. Anda bisa mulai makan dan minum sampai biusnya hilang namun makanan dengan tekstur lembut terlebih dahulu.

Kapan Menemui Dokter Gigi?

Anda perlu menemui dokter gigi Anda kembali jika merasa tidak nyaman dengan gigi tambalan Anda. Jika Anda merasakan setelah tambal gigi berlubang ada yang mengganjal dan sakit segeralah memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis gigi. Anda juga perlu memperhatikan kondisi tambalan gigi Anda. Tambalan gigi berubah warna, jumlah tambalan berkurang, patah, dan menemukan ada sisa makanan yang terselip di tambalan tersebut segera konsultasikan kepada dokter spesialis yang melakukan penambalan terhadap gigi Anda. Selain itu Anda juga harus waspada jika merasakan ngilu ketika mengonsumsi makanan dingin, panas, atau biasa saja. Hal itu dikarenakan keluhan-keluhan tersebut menunjukkan ada yang tidak beres atau ketidaknormalan dengan tambalan gigi Anda.

Agar awet tentunya Anda harus merawat dan menjaga tambalan gigi dengan baik dan benar. Hindarilah beberapa hal yang telah disebutkan di atas karena hal-hal tersebut terbukti akan membuat Anda harus melakukan tambal gigi berlubang ulang.

4 Tips Sederhana Merawat Gigi Sensitif

Apakah kamu punya gigi yang sensitif? Yuk simak 4 tips sederhana untuk merawat gigi sensitif berikut ini:

1. Sikat gigi perlahan menggunakan sikat gigi lembut.

Pastikan kamu gunakan sikat gigi yang lembut dan jangan terburu-buru dalam menyikat gigimu.

2. Hindari makanan mengandung asam.

Makanan yang mengandung asam akan menyerang lapisan enamel dari gigi. Sebaiknya, jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung asam, dan sikatlah gigimu setelah 20 menit kamu mengonsumsi makanan tersebut.

3. Berkumur dengan air hangat usai sikat gigi.

Kamu juga bisa berkumur dengan air hangat setelah menyikat gigimu.

4. Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif secara rutin 2 kali sehari.

Kamu bisa menggunakan pasta gigi yang didesain khusus untuk gigi sensitif, dan jangan lupa untuk menyikat gigimu secara rutin 2 kali sehari.

Kalau masalah gigimu terus berlanjut, itu tandanya kamu perlu datang memeriksakan gigimu di dokter gigi. Datang aja ke klinik Jakarta Smile terdekat, kami siap membantumu. Yuk segera buat janji temu di sini.

Klinik Gigi Terbaik di Jakarta Selatan / Semanggi

Lagi sakit gigi? Atau ingin percantik gigimu? Pastikan kamu datang ke klinik gigi terbaik untuk dapatkan hasil yang maksimal. Dengan dokter gigi yang ramah dan berpengalaman, klinik Jakarta Smile Plaza Semanggi menjadi satu pilihan yang patut kamu pertimbangkan. Ini nih alamatnya:

Klinik Jakarta Smile Plaza Semanggi

1st Floor #055
Jl. Jendral Sudirman Kav. 50
Telp / Fax : 021 29054478

Hari/Jam Nama Dokter
SENIN
Pk. 11.00 – 15.30 drg. David K.
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Gabriella Regina
SELASA
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Indri Nawangwulan
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Richyani Putri, MM
RABU
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Yoan Magdalena
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Ivan / drg. Mellisa Lee
KAMIS
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Christine H. , Sp. KG, FISID, FICD
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Irene Karlina, Sert. Orto
JUMAT
Pk. 11.00 – 15.30 drg. Dinda Kristianti, MM / drg. Richyani Putri, MM
Pk. 15.30 – 20.00 drg. Yasinta Darmawan
SABTU
Pk. 12.00 – 18.00 drg. Richyani Putri, MM
MINGGU
Pk. 12.00 – 18.00 drg. Christine H. , Sp. KG
(drg. Fransiska Debora, Sp. Orto)

Yuk segera buat janji temu dengan mengisi form berikut ini:

pikirkan Sebelum Pasang Kawat Gigi Behel Gigi

Hal Yang Harus Dipikirkan Sebelum Pasang Kawat Gigi / Behel Gigi

Dulu orang yang menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi dianggap sebagai orang yang culun, namun yang terjadi pada saat ini justru sebaliknya, pada saat menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi justru orang-orang merasa lebih percaya diri. Bahkan ada yang secara sengaja menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi padahal sama sekali tidak memiliki masalah pada giginya. Perlu Anda ingat bahwa Kawat Gigi / Behel Gigi itu dipasang karena kebutuhan kesehatan gigi. Ada beberapa hal yang harus Anda pikirkan terlebih dulu sebelum memasang Kawat Gigi / Behel Gigi agar Anda bisa menggunakannya dengan baik sesuai dengan fungsinya.

Baca juga : Berbagai Manfaat Pemasangan Behel Gigi Lepas Pasang

Ketahui  Apa Alasannya Dan Konsultasikan Dengan  Dokter Gigi

Sebelum Anda memutuskan untuk memasang Kawat Gigi / Behel Gigi maka pikirkan apa alasannya dan apakah Anda benar-benar membutuhkannya. Umumnya, Kawat Gigi / Behel Gigi itu digunakan untuk membuat posisi gigi yang lebih rapi. Sebaiknya Anda juga datang ke dokter gigi yang memang ahli dalam hal tersebut karena ada juga yang memasang Kawat Gigi / Behel Gigi itu di tempat tukang pasang gigi yang mungkin tidak menggunakan bahan yang steril sebagaimana mestinya. Pada dokter gigi Anda akan menerima pemeriksaan dulu untuk melihat apakah Anda benar membutuhkan Kawat Gigi / Behel Gigi dan apakah mungkin dipasangkan Kawat Gigi / Behel Gigi. Karena jika gigi Anda sudah rapi maka sebaiknya tidak perlu menggunakan Kawat Gigi / Behel Gigi sama sekali. Justru Anda bisa merasa sakit saat Kawat Gigi / Behel Gigi itu dipasang. Pikirkan kesehatan Anda, jangan hanya karena penampilan.

Prosedur Pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi Sangat Panjang

Jika Anda melakukan pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi pada dokter gigi maka prosedur yang Anda jalani sangatlah panjang. Setelah Anda melakukan pemeriksaan, maka gigi akan dicetak dan kemudian melalui berbagai proses. Saat dibutuhkan ruang lebih untuk pemasangan Kawat Gigi / Behel Gigi itu maka Anda harus mempersiapkan diri untuk merelakan salah satu gigi yang mengganggu untuk dicabut. Setelah itu pun tidak bisa langsung dipasang, Anda tentunya harus menunggu sampai rasa sakit akibat pencabutan gigi itu untuk sembuh. Biasanya dokter gigi akan memberikan waktu sampai seminggu barulah akan dilakukan prosedur selanjutnya.

Baca juga : Sekilas Info Tentang Kawat Gigi

Membahas Seputar Mahkota Tiruan Pada Gigi

Membahas Seputar Mahkota Tiruan Pada Gigi

Pada saat Anda membicarakan mengenai proses perbaikan gigi maka ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat gigi Anda bisa berfungsi dengan normal atau mengembalikan bentuk aslinya. Namun sebaiknya saat hendak memperbaiki gigi, datanglah ke dokter gigi yang sebenarnya sehingga Anda bisa mendapatkan saran yang aman dan sehat sebagaimana kebutuhan Anda. Ada yang disebut dengan Mahkota Tiruan yang memiliki manfaat untuk memperbaiki kerusakan atau kehilangan jaringan mahkota gigi sehingga kemudian dibuat Mahkota Tiruan.

Jenis Mahkota Tiruan Berdasarkan Bahannya

Jika kerusakan pada gigi Anda sudah parah maka biasanya digunakan Mahkota Tiruan penuh yang bisa memperbaiki seluruh jaringan mahkota gigi seutuhnya. Namun berdasarkan bahan pembuatannya maka ada beberapa jenis Mahkota Tiruan yaitu :

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Akrilik

Biasanya digunakan untuk memperbaiki bagian gigi depan pada orang dewasa atau remaja. Keuntungan Mahkota Tiruan dengan bahan akrilik ini adalah proses pembuatannya yang cepat sehingga Anda tidak perlu menunggu lama untuk memasangnya namun sayangnya memiliki kekurangan yaitu warnanya mudah berubah dan juga tidak tahan lama, meski pun mudah menggantinya namun jika terlalu sering diganti tentunya akan merepotkan Anda bukan?

Baca juga : 3 Bahan Pemutih Gigi Alami dari Alam

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Metal

Jika Anda menggunakan Mahkota Tiruan dengan bahan pembuatan dari metal maka Anda akan mendapatkan Mahkota Tiruan yang kekuatannya sangat baik sehingga saat Anda menggunakannya pada gigi akan terasa seperti gigi asli dan Mahkota Tiruan dengan bahan metal ini termasuk tidak perlu sering diperbaiki karena tahan lama. Kekurangannya ketika sudah rusak maka proses pembukaannya atau perbaikannya sedikit sulit sehingga membutuhkan waktu yang lama.

–  Mahkota Tiruan Dengan Bahan Poselen

Biasanya hanya digunakan pada gigi depan saja. Dengan bahan porselen maka Mahkota Tiruan itu lebih tahan lama, warnanya tidak cepat pudar dan juga tidak mudah rusak. Namun untuk pembuatannya termasuk lebih sulit.

–  Mahkota Tiruan Kombinasi

Mahkota Tiruan dengan bahan kombinasi ini biasanya dibuat dari bahan logam yang dikombinasikan dengan akrilik atau dikombinasikan dengan bahan porselen tergantung kebutuhan dalam pembuatan Mahkota Tiruan tersebut.

Baca juga : Efek Menggunakan Pemutih Gigi Tanpa Resep Dokter

Manfaat Penggunaan Gigi Palsu

Apa Saja Manfaat Penggunaan Gigi Palsu Bagi Kesehatan

Bagi orang dewasa pada saat mencabut gigi karena berlubang atau tanpa sengaja tercabut giginya karena kecelakaan, maka tentulah harus menggunakan Gigi Palsu untuk selanjutnya, karena ketika gigi sudah tercabut maka tidak akan tumbuh lagi gigi baru seperti yang terjadi pada anak-anak. Pada saat gigi Anda tercabut maka Anda tidak bisa menggunakan gigi Anda dengan baik, terutama untuk menggigit makanan atau mengunyah, lama kelamaan Anda bisa merasakan sakit pada gusi. Selain itu ketika gigi yang dicabut atau tercabut itu berada pada bagian depan maka tentunya Anda akan merasa tidak percaya diri saat berbicara atau tersenyum, maka dari itu Anda membutuhkan Gigi Palsu.

Memperlancar Kemampuan Dalam Berkomunikasi

Kebanyakan orang yang memasang Gigi Palsu hanya beranggapan bahwa memasang Gigi Palsu itu digunakan untuk penampilan saja, karena dengan gigi yang ompong tentunya Anda tidak akan merasa percaya diri seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Namun tahukah Anda bahwa ketika gigi Anda tanggal maka hal tersebut bisa mempengaruhi cara Anda dalam berbicara, itulah mengapa ketika ada orang yang giginya banyak yang tanggal maka tidak bisa berbicara dengan baik. Coba perhatikan nenek atau kakek yang sudah ompong giginya, pasti tidak jelas dalam berbicara.

Mencegah Infeksi Pada Gusi

Ketika gigi Anda tanggal maka pada bagian gusi bekas berdirinya gigi akan menjadi luka. Ketika ada sisa makanan atau pada saat Anda mengunyah makanan maka pada gusi yang terbuka itu bisa terluka. Ketika dibiarkan maka akan menyebabkan infeksi pada gusi. Maka dari itu pemasangan gigi palsu itu memang benar-benar dibutuhkan untuk kesehatan Anda jika Anda tidak ingin mengalami infeksi gusi apalagi sampai mengalami peradangan gusi karena infeksi yang berlebihan.

Menstabilkan Posisi Gigi Di Sebelahnya

Adanya gigi yang rapat sebenarnya saling mengukuhkan posisi gigi yang satu dengan yang lainnya, sehingga ketika ada tempat yang kosong bisa membuat gigi yang ada di sebelahnya menjadi goyah dan tidak kuat posisinya. Lama kelamaan gigi itu juga bisa terlepas dari tempatnya. Karena itu jugalah diperlukan pemasangan Gigi Palsu agar bisa membuat gigi yang lain pun menjadi lebih stabil lagi posisinya dan tidak mudah goyah.

Baca juga : Begini Cara Merawat Gigi Palsu Lepasan