Talk show 1001 senyum wanita

Talk Show 1001 Senyum Wanita

Menyambut Ulang Tahun Plaza Semanggi yang ke-10, yang bersamaan dengan peringatan Hari Kartini, Klinik Jakarta Smile berkesempatan menyelenggarakan Talk Show 1001 Senyum Wanita yang merupakan bakti dari Klinik Jakarta Smile kepada kaum wanita.

Talk show 1001 senyum wanita

Kegiatan ini mengundang pembicara dan pakar ternama, diantaranya Prof.DR.Drg.Hj.Melanie Sadono, M.Biomed (Pakar Kesehatan Gigi Indonesia), Drg.Fransisca Debora, Sp.Orto (IKORTI), Pascalis Lasmana (Pakar Psikologis), Soraya Hapsari (Artist, Caleg Perempuan), & Drg.Richyani Swanghayu Putri, MM (Pendiri Klinik Jakarta Smile).

Talk Show ini mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung Mal Plaza Semanggi yang mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Banyak hal menarik yang disampaikan oleh para pembicara berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut, dan kecantikan bagi kaum perempuan.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Soft Opening Klinik Jakarta Smile yang merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

DIRECTOR ASSOCIATES JAKARTA SMILE FAMILY DENTAL DRG RICHYANI S.PUTRI, MM BERSILATURAHMI KE KEDIAMAN PROF.DR.MELANIE DJAMAL,M.BIOMED

Selamat Idul Fitri 1434H

Idul Fitri merupakan momen yang baik bagi semua umat Muslim untuk bersilaturahmi, dengan momen tersebut banyak hal baik terjadi. Kami keluarga besar Jakarta Smile Family Dental mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir dan Batin.

DIRECTOR ASSOCIATES JAKARTA SMILE FAMILY DENTAL DRG RICHYANI S.PUTRI, MM BERSILATURAHMI KE KEDIAMAN PROF.DR.MELANIE DJAMAL,M.BIOMED

DIRECTOR ASSOCIATES JAKARTA SMILE FAMILY DENTAL
DRG RICHYANI S.PUTRI,
MM BERSILATURAHMI KE KEDIAMAN PROF.DR.MELANIE DJAMAL,M.BIOMED

Restorasi Gigi dan Penggantian Restorasi Sewarna Gigi

Restorasi (dental filling) bagi gigi yang bolong, gigi yang patah, maupun restorasi yang bocor atau berubah warna. Selain itu dapat juga dilakukan penggantian restorasi amalgam (berwarna logam) dengan restorasi sewarna gigi agar lebih estetis.

Restorasi Pencegahan Karies pada Pit dan Fisure gi

Restorasi Pencegahan Karies pada Pit dan Fisure gi

Usaha Pencegahan terhadap Perkembangan Karies pada Pit dan Fisur

Usaha Pencegahan terhadap Perkembangan Karies pada Pit dan Fisur

Karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi yaitu pada email, dentin, dan sementum, yang disebabkan oleh aktivitas suatu jasad renik dalam suatu karbohidat yang diragikan. Tandanya adalah adanya demineralisasi jaringan keras gigi yang kemudian diikuti oleh kerusakan bahan organiknya. Akibatnya terjadi invasi bakteri dan kematian pulpa serta penyebaran infeksinya ke jaringan periapeks yang dapat menyebabkan nyeri. Namun, mengingat mungkinnya remineralisasi terjadi, pada stadium yang sangat dini penyakit ini dapat dihentikan (Kidd & Bechal, 1992).

Pada anak-anak, proses demineralisasi pada karies gigi berjalan lebih cepat dibanding orang tua, hal ini disebabkan :

  1. Email gigi yang baru erupsi lebih mudah diserang selama belum selesai maturasi setelah erupsi (meneruskan mineralisasi dan pengambilan flourida) yang berlangsung terutama satu tahun setelah erupsi;
  2. Remineralisasi yang tidak memadai pada anak-anak, bukan karena perbedaan fisiologis, tetapi sebagai akibat pola makannya (sering makan makanan kecil);
  3. Lebar tubuli dentin pada anak-anak mungkin menyokong terjadinya sklerotisasi yang tidak memadai; dan
  4. Diet yang buruk dibandingkan dengan orang dewasa, pada anak-anak terdapat jumlah ludah dari kapasitas buffer yang lebih kecil, diperkuat oleh aktivitas proteolitik yang lebih besar di dalam mulut (Schuurs, 1993).

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi karies pada gigi molar satu permanen pada anak-anak. Upaya tersebut mengingat bahwa pentingnya fungsi gigi molar permanen dalam sistem stomatognatik. Gigi molar satu permanen mudah diserang karies gigi karena bentuk anatomisnya, permukaannya memiliki pit dan fisur yang memudahkan retensi makanan dan merupakan tempat ideal bagi pertumbuhan bakteri karies. Selain itu, sulit bagi anak untuk membersihkan secara baik daerah pit dan fisur gigi molarnya dengan sikat gigi, karena sebagian besar bagian dalam pit dan fisur tidak dapat dicapai dengan bulu sikat gigi. Dengan demikian gigi molar satu permanen paling mudah terkena karies dibandingkan gigi permanen lainnya (Andlaw & Rock, 1993).

Restorasi pencegahan adalah suatu perawatan pencegahan yang merupakan pengembangan dari pemakaian sealant pada permukaan oklusal, yaitu integrasi dari pencegahan karies dengan sealant dan penambalan karies dengan resin komposit pada permukaan yang sama. Lesi awal pada pemukaan gigi dihilangkan dengan preparasi seminimal mungkin, ditambal kemudian untuk mencegah terjadinya karies di masa mendatang permukaan tambalan diberi sealant (Mathewson & Primosch, 1995).

Tujuan dari restorasi pencegahan adalah untuk menghentikan proses karies awal yang terdapat pada pit dan fisur, terutama pada gigi molar permanen yang memiliki pit dan fisur, seklaigus melakukan tindakan pencegahan terhadap karies pada pit dan fisur yang belum terkena karies pada gigi yang sama. Pit dan fisur yang dalam dan sempit atau pit dan fisur yang memiliki bentuk seperti leher botol, secara klinis merupakan daerah yang sangat mudah terserang karies, karena sewaktu gigi disikat bagian dalam pit dan fisur tidak dapat dijangkau oleh bulu sikat gigi (Yoga, 1997).

Preventive resin restoration merupakan suatu prosedur klinik yang digunakan untuk mengisolasi pit dan fisur dan sekaligus mencegah terjadinya karies pada pit dan fisur dengan memakai tehnik etsa asam. Tehnik ini diperkenalkan pertama kali oleh Simonsen pada tahun 1977, meliputi pelebaran daerah pit dan fisur kemudian pembuangan email dan dentin yang telah terkena karies sepanjang pit dan fisur. Menurut Simonsen, terdapat tiga tipe bahan restorasi pencegahan dengan resin (tipe A, tipe B dan tipe C) yang diklasifikasikan berdasarkan pada perluasan dan kedalaman karies. Klasifikasi ini untuk menentukan bahan restorasi yang akan dipakai (Simonsen 1980; Yoga, 1997).

Impacted wisdom teeth

Odontektomi / Pencabutan Gigi Bungsu (Wisdom Teeth)

Gigi bungsu adalah gigi geraham yang tumbuh terakhir kali dengan pertumbuhannya yang bervariasi pada setiap orang, direntang usia 16 sampai 25 tahun. Gigi bungsu normalnya berjumlah 4 buah, masing-masing dua di rahang atas (maksila) dan rahang bawah (mandibula). Tetapi, tidak semua orang memiliki benih gigi bungsu, atau jumlahnya bisa kurang dari 4 gigi

Impacted wisdom teeth

Karena tumbuh paling terakhir maka yang sering terjadi tidak mendapatkan ruang tersisa pada gusi sehingga tidak tumbuh dengan sempurna. Gigi hanya dapat tumbuh sebagian miring ke arah gigi di sampingnya atau tidak tumbuh sama sekali karena terbenam di dalam tulang. Keadaan inilah yang dalam ilmu kedokteran gigi di sebut Impaksi gigi.

Gigi yang tumbuh dalam posisi demikian bisa menjadi sarang penyakit karena sulitnya membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip lama kelamaan akan menimbulkan berbagai keluhan mulai dari gigi berlubanginfeksi jaringan lunak hingga terasa bengkak dan nyeri. Gigi bungsu yang tumbuh tidak sempurna juga dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian sendi rahang sedangkan gigi bungsu impaksi yang terbenam di dalam tulang dapat menyebabkan kista atau tumor.

Gejala-gejala yang biasa terjadi adalah migren, kepala pusing, sakit saat membuka mulut, sakit leher yang tak kunjung sembuh dan telinga berdengung. Bila masalah akibat gigi impaksi ini mengganggu, maka perlu dilakukan pencabutan oleh dokter gigi/ dokter gigi spesialis untuk dilakukan pencabutan gigi bungsu, yang dalam istilah kedokteran gigi disebut dengan Odontektomi.

Odontektomi merupakan operasi kecil untuk mengangkat gigi impaksi. Sebelum dilakukan pencabutan, gigi yang impaksi perlu di foto rontgen terlebih dahulu untuk memeriksa bentuk dan posisi gigi pada tulang rahang. Setelah gigi bungsu yang bermasalah dicabut, biasanya keluhan-keluhan akibat gigi bungsu akan hilang.

Pada umumnya pasca Odontektomi ada sedikit pembengkakan, pembukaan mulut jadi sedikit terbatas untuk sementara waktu. Namun, hal ini pun tergantung pada besar kecilnya trauma pasca operasi odontektomi. Bila operasi berjalan mulus, tidak berlangsung lama dan tidak banyak tulang yang dibuang, pembengkakan ini biasanya tidak terlalu mengganggu.

Masalah pada gigi bungsu

gigi yg berdesakan

Karena gigi bungsu tumbuh paling akhir, terkadang rahang tidak memiliki tempat yang cukup untuk gigi bungsu tumbuh dengan wajar. Akibatnya gigi bungsu mendesak gigi geraham yang berada di depannya. Hal ini akan mengakibatkan sakit pada gigi. Masalah ini umaumnya diatasi dengan mencabut gigi bungsu yang baru tumbuh. Bila gigi bungsu menempati posisi yang sulit untuk dicabut, yang dicabut adalah gigi geraham yang terdesak sehingga gigi bungsu mendapat tempat yang cukup untuk tumbuh.

Gigi yang tidak muncul sempurna pada gusi

Terkadang gigi bungsu tidak muncul dengan sempurna pada gusi. Gusi yang menutupi gigi dapat menyebabkan penumpukan sisa makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi dan sakit pada gigi.

Apakah ada space / diastema pada gigi depan ?

Kosmetik Gigi

A Smile Costs Nothing,
but gives much.
It enriches those who receive
without making poorer those who give.
Anon

Semua orang pasti menginginkan senyum yang cantik dan sempurna. Gigi yang cantik akan membuat penampilan kita menjadi lebih menarik, lebih percaya diri dan terlihat lebih muda . Menurut survey Emnid (2002), gigi yang cantik memberikan dampak yang paling besar pada penampilan seseorang baru kemudian disusul dengan kecantikan kulit, tubuh yang indah dan rambut yang indah.

Kriteria gigi yang cantik adalah:

  1. Gigi sehat dan bebas karies
  2. Susunan, bentuk dan warna gigi baik.
  3. Gigi harus dapat berfungsi dengan baik

Ketiga kriteria ini harus ada dan tidak terpisahkan untuk memperoleh kosmetik gigi yang ideal.

Sebagai pasien kita harus dapat meyadari dan memilih tenaga drg yang tepat . Keberhasilan perawatan kosmetik gigi tergantung pada keahlian drg , penggunaan bahan dan lab yang berkualitas tinggi.

Apakah anda membutuhkan perawatan kosmetik gigi? Berdirilah di depan cermin kemudian tersenyum kecil dan lebar. Cobalah dari berbagai sudut.

Berikut ini adalah alasan-alasan yang paling sering dikemukakan mengapa orang tidak puas dengan senyum mereka sehingga memerlukan perawatan kosmetik gigi.

Apakah ada space / diastema pada gigi depan ?

Apakah ada space / diastema pada gigi depan ?

Apakah warna gigi yang tidak baik? Biasanya ini terjadi karena kebiasaan mengkonsumsi teh/ kopi yang berlebih, merokok, ataupun konsumsi antibiotika jenis tetrasiklin saat terjadi pertumbuhan gigi

Apakah warna gigi yang tidak baik? Biasanya ini terjadi karena kebiasaan mengkonsumsi teh/ kopi yang berlebih, merokok, ataupun konsumsi antibiotika jenis tetrasiklin saat terjadi pertumbuhan gigi

Apakah bentuk dan susunan gigi tidak baik?

Apakah bentuk dan susunan gigi tidak baik?

Apakah gusi lebih banyak terlihat saat tersenyum / gummy smile?

Apakah gusi lebih banyak terlihat saat tersenyum / gummy smile?

Apakah bentuk dan tinggi gusi tidak teratur?

Apakah bentuk dan tinggi gusi tidak teratur?

Apakah ukuran gigi terlalu kecil?

Apakah ukuran gigi terlalu kecil?

Apakah ukuran gigi terlalu panjang?

Apakah ukuran gigi terlalu panjang?

Apakah susunan gigi tidak baik?

Apakah susunan gigi tidak baik?

Apakah midline gigi depan tidak tepat di tengah garis muka dan hidung?

Apakah midline gigi depan tidak tepat di tengah garis muka dan hidung?

Apakah ada gigi-gigi yang hilang?

Apakah ada gigi-gigi yang hilang?

Apakah tambalan lama sudah terlihat buruk?

Apakah tambalan lama sudah terlihat buruk?

Apakah crown gigi terlihat palsu dan tidak natural?

Apakah crown gigi terlihat palsu dan tidak natural?

Apakah gigi terlihat berubah warna setelah perawatan saraf gigi?

Apakah gigi terlihat berubah warna setelah perawatan saraf gigi?

Apakah gigi depan tampak maju/ tonggos  ?

Apakah gigi depan tampak maju/ tonggos ?

Apakah gigi-gigi banyak yang berlunbang?

Apakah gigi-gigi banyak yang berlunbang?

Apakah rahang bawah terlihat lebih maju?

Apakah rahang bawah terlihat lebih maju?

Apakah ada gigi yang tidak ada karena kongenital / bawaan ?

Apakah ada gigi yang tidak ada karena kongenital / bawaan ?

Apakah anda ingin mengubah tambalan amalgam lama dengan tambalan putih natural sewarna gigi ?

Apakah anda ingin mengubah tambalan amalgam lama dengan tambalan putih natural sewarna gigi ?

Jika salah satu jawaban di atas adalah ya, maka anda membutuhkan perawatan kosmetik gigi. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan drg kosmetik. Perawatan kosmetik gigi tidak selalu berdiri sendiri , terkadang membutuhkan tindakan drg spesialis lain terlebih dahulu seperti implant dan ortodonti. Setelah prosedur implant dan ortodonti selesai, barulah drg kosmetik menyelesaikan dan menyempurnakannya.

Ada beberapa tindakan perawatan kosmetik gigi seperti:

  1. Whitening /Pemutihan Gigi : Untuk memperbaiki warna gigi agar terlihat lebih cerah dan natural. Ada beberapa metode whitening seperti dengan sinar, dilakukan sendiri di rumah dengan pengawasan dokter gigi dan kombinasi keduanya. Prosedur ini aman dan tidak ada efek samping jika dilakukan dan diawasi oleh dokter gigi. Warna gigi yang cerah dan natural membuat senyum menjadi cantik , segar dan lebih muda dari usia sebenarnya.
  2. Restorasi / tambalan sewarna gigi : untuk memperbaiki bentuk gigi yang sedikit gompel, gigi yang karies dan gigi yang diastema / bercelah. Selain dapat memperbaiki bentuk gigi, restorasi juga dapat memperbaiki warna gigi.
  3. Komposit / Porcelain Veneers : pada beberapa kasus yang tidak dapat dirawat dengan restorasi saja, maka veneer dapat menjadi pilihan. Prosedurnya 2 kali kunjungan dan hasilnya yang memuaskan. Veneers dapat memperbaiki bentuk gigi, warna gigi, susunan gigi dan ukuran gigi. Prosedur ini sangat popular karena hasil yang memuaskan tanpa membuang banyak jaringan gigi. Jaringan pan ermukgigi yang diambil hanya 0,2 – 0,8 mm.
  4. Porcelain Crown & Porcelain Fused Metal Jacket Crown : Pada keadaan struktur jaringan gigi yang tidak cukup kuat, fungsi gigi tidak baik sehingga tidak mungkin dilakukan veneer, maka jacket crown adalah solusinya. Untuk gigi depan dianjurkan bahan full porcelain sedangkan gigi belakang dapat memakai bahan porcelain fused metal.
  5. Inlay / Onlay : untuk kasus gigi- gigi dengan karies yang luas, sehingga struktur gigi yang sehat < ½  luas permukaan gigi seluruhnya. Restorasi komposit biasa kurang dapat menunjang struktur gigi sehat yang masih tersisa.

Prosedur Cosmetic Dentistry mampu menyelesaikan dan memperbaiki semua situasi dan kondisi gigi anda sehingga tidak hanya cantik natural, tetapi juga sehat dan dapat berfungsi dengan baik sehingga memberikan dampak positif bagi emosional, psikologi dan profesionalisme seseorang.

Implan gigi

Implan Gigi

Akhir-akhir ini, implant gigi sudah menjadi tren dan dianjurkan untuk menggantikan gigi yang hilang. Implant gigi menggantikan gigi asli dengan sensasi, penampakan, serta fungsi yang menyerupai gigi asli. Sehingga, kamu tidak akan merasa memiliki gigi palsu di dalam mulut kamu. Implan gigi juga bisa mempertahankan ketinggian gusimu sehingga bisa menyangga pipi dan bibir dengan baik tanpa takut terlihat kempot

Implan gigi

Implan gigi

Implan gigi ditanam didalam gusi dan berfungsi sebagai akar gigi buatan, bahan bersifat biokompatibel dan tidak ditolak tubuh ataupun menimbulkan alergi. Bahan implant dibuat dari titanium yang memang harganya tidak murah. Namun, daya tahannya di dalam mulut sebagai gigi tiruan permanen menurut penelitian sangat tinggi

Implan gigi

Secara umum, implant gigi atau dental implant terdiri dari dua komponen yaitu komponen yang tertanam didalam gusi dan crown di atasnya yang menyerupai mahkota gigi. Implant juga bisa menjadi penyangga untuk gigi tiruan lepasan bila kehilangan gigi cukup banyak.

Gigi palsu

Gigi Palsu

Bila gigi dewasa tanggal, sebaiknya gigi harus segera diganti sehingga gigi tetap berada pada tempatnya masing-masing. Untuk menggantinya bisa digunakan gigi palsu. Namun tak semua orang mau menggunakan gigi tiruan karena rasa tidak nyaman

Walau pun terkesan tidak nyaman, namun penggunaan gigi palsu dianjurkan karena gigi yang hilang bisa membuat susunan gigi bergeser dan kesulitan mengunyah. “Gigi yang hilang lama kelamaan akan mengubah penampilan wajah,”

Untuk menyiasati agar gigi palsu selalu nyaman dikenakan, sebaiknya gigi palsu digunakan sesering mungkin sehingga proses adaptasi berjalan lebih baik. “Tetapi kalau malam sebaiknya dilepas agar gusi beristirahat,”

Penggunaan perekat gigi tiruan juga disarankan agar pasien bisa merasakan daya kunyah yang lebih kuat dan mencegah makanan terselip di antara gusi yang bisa menyebabkan bau mulut.
Agar gigi palsu tidak terasa longgar, sebaiknya proses pembuatan gigi palsu dilakukan oleh dokter prostodontis. Jika gigi palsu terasa tidak nyaman dalam beberapa menit setelah dipakai, rasa sakit saat mengunyah atau gusi menjadi merah dan bengkak, segera periksakan ke dokter gigi

Ada tiga jenis gigi tiruan di JAKARTA SMILE:
– Akrilik biasa
– Akrilik lentur / Valplast
– Kromium Kobalt (sejenis logam yang tidak berkarat)

Pemilihan bergantung pada pilihan masing-masing individu

Gigi palsu

Gigi palsu

Gigi palsu

Endodonti / Perawatan Saluran Akar Gigi

Apabila gigi berlubang cukup besar hingga sering terasa nyeri spontan/ lubang gigi dibiarkan cukup lama tanpa dilakukan perawatan, seiring waktu bakteri yang menginfeksi gigi akan mencapai pulpa (struktur terdalam gigi yang penuh dengan sel saraf yang sensitif terhadap rangsang).

Perawatan saluran akar adalah perawatan yang dilakukan dengan mengangkat jaringan pulpa yang telah terinfeksi dari kamar pulpa dan saluran akar, kemudian diisi padat oleh bahan pengisi saluran akar agar tidak terjadi kelainan lebih lanjut atau infeksi ulang. Tujuannya adalah untuk mempertahankan gigi selama mungkin di dalam rahang, sehingga fungsi dan bentuk lengkung gigi tetap baik. Perawatan saluran akar membutuhkan ketelatenan sehingga membutuhkan 1/ beberapa kali kunjungan, bervariasi tergantung kasusnya.

Tahap – tahap perawatan saluran akar :
Tahap 1
Mahkota gigi di-bur untuk mendapatkan jalan masuk ke kamar pulpa. Semua tambalan dan jaringan rusak pada gigi (karies) dibuang.
Tahap 2
Pulpa dikeluarkan dari kamar pulpa dan saluran akar. Suatu instrumen kecil yang disebut “jarum file” digunakan untuk membersihkan saluran akar. Gigi ditutup dengan tambalan sementara untuk melindungi kamar pulpa dan saluran akar agar tetap bersih. Tambalan sementara akan dibongkar pada kunjungan selanjutnya.
Tahap 3
Saluran akar diisi dan di-seal dengan suatu bahan yang mencegah bakteri masuk. Kamar pulpa sampai dengan permukaan mahkota gigi ditutup dengan tambalan sementara.
Tahap 4
Tambalan sementara dibongkar dan diganti dengan tambalan tetap atau dibuatkan “crown” (sarung gigi).
Tahap 5
Saluran akar, tambalan tetap, atau “crown” dievaluasi untuk melihat ada/ tidaknya masalah. Setelah PSA selesai, gigi akan disuplai nutrisinya oleh tulang dan gusi di sekitarnya.

Dalam masa Perawatan Saluran Akar (PSA) gigi, adakalanya gigi mengalami rasa sakit, bisa karena saraf pulpa belum seluruhnya mati, bisa juga karena pembersihan yang belum selesai. Bila gigi mempunyai akar yang bengkok, maka tingkat kesulitan pembersihan saluran akar lebih tinggi daripada saluran akar yang normal lurus. Belum lagi bila saluran akar utama mempunyai cabang-cabang. Oleh karena itu PSA kadang bisa gagal karena faktor-faktor di atas.

Jadi, bila anda merasa malas untuk bolak-balik menjalani PSA dan mempertimbangkan faktor kegagalannya, boleh saja si gigi durhaka dicabut. Namun hal penting yang harus diingat, gigi yang sudah “wafat” harus segera dibuatkan gigi palsu agar gigi-gigi di sebelahnya tidak bergeser.